Puisi 2
"Simpul Kebahagiaan"
Dalam tawa kecil di ujung hari,
Dalam pelukan hangat tanpa janji,
Ada simpul yang diam mengikat hati,
Kebahagiaan… sesederhana itu, mungkin tak disadari.
Bukan pada harta yang menumpuk tinggi,
Bukan pada panggung yang ramai berdiri.
Tapi pada secangkir teh dan cerita ibu,
Pada doa ayah yang lirih di waktu subuh.
Simpul kebahagiaan itu tak selalu terang,
Kadang tersembunyi di balik kegagalan yang panjang.
Namun saat hati mau membuka mata,
Ia muncul—lembut, tapi penuh makna.
Kebahagiaan ada di senyum sahabat,
Di detik-detik sederhana yang hangat.
Di peluh kerja keras dan hasil yang jujur,
Di hati yang bersyukur, walau hidup tak selalu makmur.
Simpul itu tidak harus besar,
Kadang hanya butuh hati yang sabar.
Sebab hidup ini bukan tentang siapa paling tinggi,
Tapi siapa yang paling bisa mensyukuri.
Komentar
Posting Komentar