Puisi 3

 "Antara Ada dan Tiada"


Ada bayang, tapi tak bisa kusentuh,

Ada suara, namun tak jelas di telingaku.

Seperti mimpi yang tinggal sisa,

Seperti angin yang hanya terasa.


Kau pernah hadir—atau mungkin hanya rasa,

Terukir samar dalam dada.

Langkahmu ada di ingatanku,

Tapi tak kutemukan jejakmu di dunia nyata.


Antara ada dan tiada, aku terdiam,

Bertanya, apakah kau nyata atau hanya bayang-bayang?

Hati ini mengenalmu seperti langit mengenal senja,

Sebentar, tapi selalu ada maknanya.


Kadang kau muncul dalam sepotong lagu,

Dalam kenangan yang tak pernah benar-benar pergi.

Namun saat kucari, kau menghilang lagi,

Seolah berkata, “Aku ada… tapi tak di sini.”


Mungkin begini rasanya kehilangan,

Bukan karena pergi, tapi karena tak pernah benar-benar datang.

Kau seperti harapan yang mengambang,

Tak bisa kugapai, tak bisa kupegang.


Di antara ada dan tiada,

Aku belajar menerima luka.

Bahwa tak semua yang dirasa,

Harus benar-benar ada di dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan dan Hubungan Isi Materi Bahasa Indonesia Kelas IX

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas IX BAB 5 sampai 8